Etika berasal dari bahasa latin, Etica yang berarti
falsafah moral dan merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut
pandang budaya, susila dan agama.
Etika memiliki banyak makna antara lain :
1. Semangat khas kelompok tertentu, misalnya ethos kerja, kode etik kelompok profesi.
2. Norma-norma yang dianut oleh kelompok, golongan masyarakat tertentu mengenai perbuatan yang baik dan benar.
3. Studi tentang prinsip-prinsip perilaku yang baik dan benar sebagai falsafat moral. Etika sebagai refleksi kritis dan rasional tentang norma-norma yang terwujud dalam perilaku hidup manusia.
Jadi menurut saya Etika adalah suatu cara dimana seseorang dapat hidup dengan
atau sesuai dengan norma yng ada di masyarakat sehingga dapat tercipta suatu
kehidupan yang nyaman.Etika memiliki banyak makna antara lain :
1. Semangat khas kelompok tertentu, misalnya ethos kerja, kode etik kelompok profesi.
2. Norma-norma yang dianut oleh kelompok, golongan masyarakat tertentu mengenai perbuatan yang baik dan benar.
3. Studi tentang prinsip-prinsip perilaku yang baik dan benar sebagai falsafat moral. Etika sebagai refleksi kritis dan rasional tentang norma-norma yang terwujud dalam perilaku hidup manusia.
Berikut pengertian profesi dan profesional menurut
DE GEORGE :
PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai
kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu
keahlian.
ROFESIONAL, adalah orang yang
mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu
dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional
adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau
dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara
orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang,
atau untuk mengisi waktu luang.
Profesionalisme
Profesionalisme adalah suatu
paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam
masyarakat, berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan
--serta ikrar untuk menerima panggilan tersebut-- dengan semangat pengabdian
selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan
di tengah gelapnya kehidupan
(Wignjosoebroto,
1999).
Yang harus kita ingat dan pahami
betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan
:
PROFESI
:
- Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.
- Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).
- Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.
- Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.
PROFESIONAL
:
- Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.
- Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.
- Hidup dari situ.
- Bangga akan pekerjaannya.
Lalu apa hubungannya etika dengan
profesionalisme? Seorang professional tentu saja akan menerapkan keahlian yang
dimilikinya kepada masyarakat. Penyalahgunaan atau penyimpangan penggunaan
keahlian ini tentu akan sangat merugikan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan
suatu etika profesi yang dalam hal ini bertindak sebagai “self control”. Karena
seorang professional mendapatkan keahliannya melalui proses pendidikan
berkualitas tinggi, maka pembentukan etika profesi juga harus dilakukan oleh
rekan sejawat, sesama profesi sendiri. Inilah yang menyebabkan timbulnya
organisasi profesi dengan perangkat “built-in mechanism” berupa kode etik profesi
dalam hal ini jelas akan diperlukan untuk menjaga martabat serta kehormatan
profesi.
Tiga
Fungsi dari Kode Etik Profesi
1. Kode etik profesi memberikan pedoman
bagi setiap anggota profesi tentang prinsip
profesionalitas yang digariskan;
2. Kode etik profesi merupakan sarana control
sosial bagi masyarakat atas profesi yang
bersangkutan;
3. Kode etik profesi mencegah campur
tangan pihak diluar organisasi profesi tentang
hubungan
etika dalam keanggotaan profesi
Sifat Kode Etik Profesional
Sifat dan orientasi kode etik hendaknya:
1. Singkat;
2. Sederhana;
3. Jelas dan Konsisten;
4. Masuk Akal;
5. Dapat Diterima;
6. Praktis dan Dapat Dilaksanakan;
7. Komprehensif dan Lengkap, dan
8. Positif dalam Formulasinya.
referensi :http://bluewarrior.wordpress.com/2010/03/12/pengertian-etika-dan-profesional/
http://www.bing.com/images/search?q=etika&FORM=HDRSC2#x0y114

Tidak ada komentar:
Posting Komentar